
Ninik Rahayu, Ketua Dewan Pers, dan Lars Bestle, IMS Asia Regional Director menandatangani MoU‘ Meningkatkan Keamanan dan Standar Profesional Wartawan di Indonesia’. (foto: IST)
122 Wartawan dan Pekerja Media Terbunuh
Berdasarkan data internasional dari Federasi Jurnalis Internasional (IFJ), sepanjang tahun 2024 sebanyak 516 jurnalis dipenjara. Bahkan 122 wartawan dan pekerja media terbunuh termasuk di wilayah konflik Timur Tengah, Gaza.
Dalam paparannya, Nani Afrida menyebutkan beberapa data kekerasan pada wartawan nasional. Mulai dari media yang digugat perdata di Makassar senilai Rp700 miliar, dan pembunuhan jurnalis Rico Sempurna yang disertai pembakaran rumah
Juga penganiayaan jurnalis Hary Kabut di NTT, teror bom di kantor redaksi Jubi di Papua, perusakan mobil jurnalis Tempo, sampai tindakan swasensor serta pemaksaan penurunan berita (take down).
Menurut Nani, banyak kasus yang belum terselesaikan dengan terang hingga saat ini.
Penandatanganan MoU tersebut dihadiri Saiti Gusrini, Programme Manager for Human Rights and Democracy of the European Union Delegation to Indonesia and Brunei Darussalam.
















