Jaga Keamanan Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya Gandeng Polrestabes Bentuk Polisi RW

0
974

Kalau polisi RW ini jumlahnya terbatas, kata Cak Eri, satu polisi memegang berapa RW. “Maka di setiap RW itu ada pengampuhnya. Apakah itu dari Satpol-PP, atau dari PMK. Tetapi semua itu ada pengampuhnya di bawah komando polisi RW,” urainya.

Cak Eri menyampaikan, pemkot bersama Polrestabes Surabaya akan terus melakukan sosialisasi terkait keamanan masyarakat di perkampungan. “Jadi setiap RW wajib (menjaga keamanan), tidak hanya diportal tapi ada yang menjaga. Kita kan sudah memberikan dana operasional untuk RW dan RT sera LPMK. Apakah dana itu digunakan untuk operasional penjagaan ya monggo saja,” imbuhnya.

Cak Eri menargetkan, dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh Ketua RW untuk mesosialisasi keamanan perkampungan di Surabaya. Setelah dilakukan sosialisasi, Cak Eri berharap, program keamanan kampung itu bisa berjalan paling cepat pada Juli atau Agustus 2025.

“Karena saya, Pak Kapolres, dan Pak Dandim juga ingin Surabaya terasa aman. Tapi yang pasti tadi, kalau memang penjaga kampung membutuhkan biaya, tapi yang dahulu penjaga kampung tidak membutuhkan biaya, maka kalau bisa warga ada yang bergantian menjaga kampung,” harapnya.

Hilangkan Kesempatan dan Niat
Di kesempatan itu, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi bersama pemkot menjaga keamanan Surabaya. Kombes Pol Luthfie menerangkan, langkah yang akan dilakukan adalah melakukan pemasangan portal di setiap kampung.

1 2 3

Comments are closed.