Luncurkan Cerpen Jurnalistik, Imung Mulyanto: Karya Saya Tak Boleh Lepas dari Konteks Masyarakat

0
1031

Tak lupa disertakan pandangan reflektif Greg Kennedy hingga pemikiran eksistensialis Martin Heidegger. “Mungkin karena alasan itu kemudian Imung menyebut antologinya ini sebagai kumpulan Cerpen Jurnalistik,” paparnya.

Yang istimewa, perilisan buku ‘Runtah’ maupun ‘Wali Katon’ ini dilakukan di tengah Festival ‘Secangkir Kopi, Sejuta Ide’. Acara jadi makin semarak karena pada saat yang sama dimulai gelaran pameran lukisan karya Eddy Marga, Budi AN, Luthfi Satako, dan Dewi Ulantina.

Acara yang dipandu langsung oleh RM Pungky Kusuma, General Manager Quds Royal Surabaya ini kian berwarna dengan iringan musik keroncong plus aksi ludruk garingan yang disajikan seniman senior Meimura.

Di kesempatan itu, Pungky menekankan komitmennya untuk membuka hotel di Surabaya Utara itu sebagai ajang mengekspresikan ide-ide, menggelar karya-karya para seniman, dan aneka kegiatan budaya lainnya. ap

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.