
Rimo-rimo, metode memasak masyarakat Ternate yang diwariskan turun-temurun dan dilakukan tanpa menggunakan alat dapur, melainkan memanfaatkan bambu sebagai wadah alami. (foto-foto: dok/IST)

Gohu Ikan
Bahan-bahannya pun cukup umum, mulai dari daging, ayam, sayur lilin, hingga umbi-umbian. “Tradisi ini bukan hanya soal makanan, tetapi tentang cara hidup dan pengetahuan leluhur yang kami harap bisa terus dipertahankan,” ujarnya.
Selain Rimo-rimo, episode ini juga menghadirkan Gohu Ikan yang mengandalkan kesegaran laut dengan proses pengolahan yang minimal.
Kata gohu sendiri berarti mengunyah sesuatu dalam keadaan mentah, sehingga ikan yang disajikan pun tidak melalui proses pemasakan.
Dalam pembuatannya, Gohu Ikan menggunakan daging ikan tuna atau cakalang yang dipotong kecil, kemudian dilumuri garam dan perasan lemon cui, serta dicampur dengan daun kemangi untuk menghadirkan cita rasa segar dan khas.
Hidangan ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Ternate memanfaatkan hasil laut secara sederhana, sekaligus menunjukkan hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya.
















