
Sementara itu, RSD Prof dr Moeljono Provinsi Jawa Timur mendukung penuh program tersebut sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.
Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu akan menyiapkan tenaga medis profesional sekaligus fasilitas pendukung untuk mendampingi orang tua dalam memahami perkembangan psikologis anak serta cara membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap pola pengasuhan anak laki-laki. Bukan lagi dididik untuk menyembunyikan emosi, melainkan dibimbing agar mampu mengenali, mengelola, dan mengekspresikan perasaannya secara sehat.
Sebab pada akhirnya, anak laki-laki tidak hanya membutuhkan pendidikan, prestasi, atau keberanian menghadapi tantangan. Mereka juga membutuhkan pelukan, perhatian, dan keyakinan bahwa rumah selalu menjadi tempat paling aman untuk bercerita.
Itulah pesan utama yang ingin disampaikan melalui kampanye ‘Ayah Bunda, Anak Laki-Lakimu Butuh Kamu’. */ana/ap
















