
Perjalanan menuju podium juara pun tidak mudah. Dari puluhan pendaftar internasional, hanya 11 paduan suara yang lolos seleksi berdasarkan rekaman video penampilan.
Pada babak Grand Prize, TRCC bersaing dengan tiga finalis lainnya, yakni Riverside City College Chamber Singers (Amerika Serikat), Coralia-Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Rico), dan Maska Mixed Choir (Latvia).
Di babak penentuan itu, TRCC kembali menunjukkan kualitasnya melalui tiga karya, yaitu Hodie Christus Natus Est (József Karai), Spiritus Domini (Michele Josia), serta A Poem to the Mother of the Gods karya komposer Jepang Takatomi Nobunaga.
Avip Priatna, Konduktor TRCC mengakui kompetisi kali ini menjadi salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapi timnya.
“Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan ke-21 merupakan tantangan yang sangat besar. Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini. Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional,” ujarnya.
















