Tata Jalan Nias, Pemkot Surabaya Relokasi Bengkel ke Kawasan Baru Tanpa Hilangkan Mata Pencaharian

0
25

Saat ini, sekitar 20 pekerja bengkel telah menempati lokasi baru. Mereka tetap melayani pekerjaan pengelasan, pendempulan, hingga pengecatan mobil seperti sebelumnya. Dalam sehari, seluruh bengkel mampu menangani sekitar enam hingga tujuh kendaraan sesuai pesanan yang masuk.

“Kami juga tidak mengeluarkan biaya sedikit pun. Sesuai janji Bapak Wali Kota, kami tinggal menempati lokasi yang sudah disiapkan. Bahkan, jika masih ada fasilitas yang perlu dilengkapi, Pemkot akan membantu menyediakannya, seperti penambahan atap agar tempat kerja lebih nyaman,” paparnya.

Ia menambahkan, seluruh pelaku usaha yang direlokasi juga difasilitasi proses pemindahan tanpa dipungut biaya. Menurutnya, kebijakan tersebut membuat para pelaku usaha dapat kembali bekerja dengan tenang di lokasi baru.

“Semoga tempat ini membuat kami bekerja lebih nyaman dan usaha teman-teman semakin berkembang,” tuturnya.

Relokasi tersebut juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Basuki Nugroho, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Manyar Sabrangan mengatakan relokasi tersebut menjadi solusi yang tidak hanya menata kawasan, tetapi juga tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk melanjutkan usahanya di lokasi yang lebih layak.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.