
Bukan sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi sesungguhnya. Turnamen yang digelar melalui kolaborasi King Knight Creative bersama komunitas catur dan Percasi tersebut mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU-12 dan KU-17. (foto-foto: dok)
Konsep tersebut sejalan dengan semakin beragamnya fungsi ruang pertemuan dan area publik hotel. Selain menjadi tempat berbagai kegiatan, ruang hotel dapat menjadi titik temu bagi komunitas untuk berjejaring, berkompetisi, maupun mengembangkan aktivitas mereka.
King Knight Classical Chess Tournament 2026 menjadi salah satu contohnya. Melalui papan catur, para peserta tidak hanya berhadapan dengan lawan, tetapi juga belajar mengenai kesabaran, pengambilan keputusan, konsentrasi, dan sportivitas.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting ketika diterapkan sejak usia muda. Kemenangan memang menjadi tujuan dalam sebuah kompetisi, tetapi pengalaman menghadapi kekalahan, mengatur emosi, dan kembali menyusun strategi juga menjadi bagian dari proses tumbuh seorang pemain.
Bagi MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya, kehadiran turnamen ini sekaligus memperkuat upaya menjadikan hotel sebagai ruang yang terbuka bagi berbagai komunitas di Surabaya.
Ke depan, hotel tersebut membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak komunitas dan penyelenggara kegiatan. Harapannya, semakin banyak aktivitas positif yang dapat mempertemukan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang.
Sebab, di balik satu papan catur dan 64 kotak hitam putih, ada pelajaran yang jauh lebih panjang, yakni bagaimana berpikir sebelum melangkah, berani mengambil keputusan, dan tetap tenang ketika permainan tidak berjalan sesuai rencana. */ana/ap
















