
Bukan sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi sesungguhnya. Turnamen yang digelar melalui kolaborasi King Knight Creative bersama komunitas catur dan Percasi tersebut mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU-12 dan KU-17. (foto-foto: dok)
Format pertandingan tersebut membuat setiap pemain dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjaga konsentrasi dan menentukan langkah secara tepat di tengah tekanan waktu.
Bagi pemain usia muda, pengalaman semacam ini menjadi bagian penting dari proses belajar. Mereka harus membaca posisi lawan, menyusun strategi, memperhitungkan risiko, sekaligus menerima konsekuensi dari setiap langkah yang telah dibuat.
Dukungan orang tua dan pendamping pun terlihat sepanjang pertandingan. Kehadiran mereka memberikan atmosfer tersendiri bagi para pemain yang tengah berusaha menunjukkan kemampuan terbaik di depan papan catur.
Selain penghargaan untuk kategori KU-12 dan KU-17, turnamen juga memberikan apresiasi khusus Best Ladies bagi peserta perempuan di masing-masing kelompok usia. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trofi, medali, dan sertifikat sesuai kategori yang dipertandingkan.
Penghargaan tersebut sekaligus memberi ruang bagi pemain perempuan untuk mendapatkan apresiasi atas partisipasi dan prestasinya dalam kompetisi.

















