
Bukan sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi sesungguhnya. Turnamen yang digelar melalui kolaborasi King Knight Creative bersama komunitas catur dan Percasi tersebut mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU-12 dan KU-17. (foto-foto: dok)
Hotel Jadi Rumah Komunitas
Bagi MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya, penyelenggaraan turnamen catur ini memiliki makna yang lebih luas. Hotel tidak hanya diposisikan sebagai tempat menginap, tetapi juga ruang yang dapat dimanfaatkan komunitas untuk menjalankan kegiatan dan mempertemukan anggotanya.
Indiana Jivat Rosidi, Marcomm Manager MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran komunitas yang membawa kegiatan positif ke lingkungan hotel.
“Kami senang bisa menjadi bagian dari kegiatan seperti King Knight Classical Chess Tournament. Buat kami, hotel bukan hanya tempat untuk menginap, tetapi juga bisa menjadi rumah bagi komunitas untuk berkumpul, berkompetisi, dan menjalankan kegiatan positif. Kami ingin MaxOne Hotel Dharmahusada menjadi tempat yang ramah bagi komunitas, termasuk komunitas olahraga dan catur,” ujarnya.
Menurut Indiana, keberagaman aktivitas komunitas justru membuat sebuah hotel memiliki hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di sekitarnya.
“Kami percaya setiap komunitas punya cerita dan aktivitasnya masing-masing. Ketika hotel bisa menyediakan ruang untuk mereka bertemu dan berkembang, rasanya kami tidak hanya menjadi tempat acara, tetapi benar-benar menjadi bagian dari komunitas itu sendiri,” paparnya.
















