Catatan Khusus Irwan Dwi Arianto: Ketika Data Digital Menguji Klaim Merek Nomor Satu

0
499

Dr Irwan Dwi Arianto MIkom

Metode Asigta Intelligence bekerja dengan logika yang berbeda. Pembacaan dilakukan melalui Metode Integratif Asigta Intelligence yaitu metode komputasi komunikasi berbasis big data yang menautkan struktur jaringan, tema, hashtag, emoji, lokasi, budaya, dan evidence digital.

Dashboard visualisasinya tidak hanya menyampaikan siapa yang unggul. Sistem ini memperlihatkan jaringan aktor, jaringan tematik, jaringan hashtag, jaringan emoji, hubungan antarkomunitas, serta distribusi percakapan yang membentuk posisi setiap merek hingga heatmap lokasi akun dan pembicaraan.

Setiap simpul dan hubungan dapat ditelusuri menuju evidence atau bukti digital yang mendasarinya. Merek tidak hanya diberi tahu bahwa dirinya kuat atau lemah.

Merek dapat melihat sendiri siapa yang membicarakannya, tema apa yang melekat, komunitas mana yang mendukung, aktor mana yang menjembatani percakapan, serta bagaimana makna berkembang di antara pengguna media digital.

Kompetitor juga dapat melihat struktur dan bukti yang sama. Proses analisis karena itu menjadi lebih terbuka, dapat dikonfirmasi, dan dapat diperdebatkan secara ilmiah.

1 2 3 4

Comments are closed.