
iniSURABAYA.com – Banyak orang mengira donor kornea berarti seluruh bola mata akan diambil setelah seseorang meninggal dunia. Kesalahpahaman inilah yang hingga kini masih menjadi penghalang terbesar dalam upaya mengembalikan penglihatan ribuan pasien yang mengalami kebutaan akibat kerusakan kornea.
Meluruskan stigma tersebut, RS Mata Undaan Surabaya kembali menggelar Cornea Master Class pada Sabtu-Minggu (25-26/7/2026). Tak sekadar forum ilmiah, kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye nasional untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya donor kornea mata.
Sebanyak lebih dari 140 peserta mengikuti pelatihan yang menghadirkan dokter spesialis mata, dokter umum, perawat, bidan, hingga komunitas pendukung donor kornea dari berbagai daerah, mulai Jawa Timur, Papua, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, hingga Lampung.
Menurut Andita G Caesary Cesa SpM, dokter spesialis mata RS Mata Undaan Surabaya, Cornea Master Class bukan hanya membahas teknik medis seperti operasi katarak, pemasangan lensa tanam, maupun optimalisasi penglihatan setelah transplantasi kornea.
Di balik itu, terselip misi besar untuk memperbanyak edukasi mengenai donor kornea. “Kami ingin semakin banyak tenaga kesehatan memahami proses donor kornea sekaligus mampu menjadi edukator di daerah masing-masing. Harapannya, informasi yang benar bisa sampai kepada masyarakat,” ujar dokter Cesa kepada iniSurabaya.com.
















