
Cak Eri juga minta agar alumni Smasa tanggap terhadap sekelilingnya. “Nanti kalau pulang, lihat tetangga. Jika butuh bantuan. Sebelum lapor saya, lapor lurah atau camat dulu!” tegasnya.

Mantan Kepala Bapeko Kota Surabaya itu menekankan, dalam kepemimpinannya dia ingin mengubah etos kerja di jajaran Pemkot Surabaya. “Saya ingin seluruh staf Pemkot Surabaya tidak hanya loyal ke pimpinan, tetapi lebih utama, loyal kepada masyarakat, warga Kota Surabaya,” cetusnya.
Menurut Cak Eri, dirinya berusaha keras mengubah pola pikir pejabat pemerintahan di jajaran Pemkot Surabaya untuk bisa jadi ‘pelayan’ bagi masyarakatnya dan bukan sebagai juragan.

Diakui Cak Eri, hal tersebut tidak mudah. “Memang butuh waktu, karena hal itu tidak mudah, dan butuh dukungan Anda semua,” imbuhnya.
Meski hanya sekitar 15 menit berada di tengah alumni Smasa, keakraban yang diberikan oleh Cak Eri memberi kesan mendalam. Eri yang baru setahun menjabat Wali Kota Surabaya ini melayani permintaan foto para alumnus.
















