
“Sekarang kita biasakan nikmati cerutu dengan kopi!” kata Ichwan sambil tertawa.
Upaya cerutu_id mengkampanyekan cigar lokal ini bertolak dari fakta bahwa kualitas cerutu produk Tanah Air ini tidak kalah dengan cerutu impor.
“Memang ironis. Indonesia dikenal sebagai pengekspor tembakar berkualitas. Tetapi, juga pengimpor cerutu yang bahannya justru dari daun tembakau kita,” cetusnya.

Ichwan menekankan, kualitas tembakau Indonesia dikenal setara dengan Negara penghasil tembakau lainnya seperti Kuba, Dominika, Nikaragua, dan Brazil.
“Jadi Indonesia harusnya bisa lebih dikenalkan tak hanya sebagai pengekspor tembakau tetapi juga merek cerutu terbaiknya,” tandas Ichwan.
Dengan kualitas cerutu yang sama, lanjut Ichwan, bisa dinikmati cerutu dengan harga mulai Rp 10.000 sampai Rp 500.000 per-batang. “Jadi nikmati cerutu tak lagi identik mahal. Tergantung packaging-nya. Ada yang satu boks isi 10 atau paper back isi lima batang,” urainya.
















