
Sementara Adnan, sang gitaris yang berperan cukup banyak di video klip itu menyatakan,“Jujur, saya cuma ayoin aja arahan dari pak sutradara, pas ngeliat storyboard saya cuma ngakak. Karena ada beberapa adegan scene yang sebenarnya itu cerita internal kita nongkrong. Eh terus direalisasikan masuk ke konsep storyboard.”
Jadi, lanjut Adnan, semacam reka adegan mereka. “Absurdnya lagi semua yang ada di lokasi syuting kalau pake baju item langsung ditarik jadi extras. Adegan favorit saya pribadi banyak banget, Salah satunya yang Awan ditoyor-toyor padahal di briefnya seharusnya adegannya nggak begitu. Hahaha, terus adegan yang main kartu itu real kayak lagi nongkrong di perumahan RT. Saya puas banget sih sama penggarapan video klip ini,” urai Adnan.
Meskipun bukan merupakan video klip pertama yang digarap oleh .Feast, namun video musik ‘Bintang Massa Aksi’ merupakan video klip pertama dari .Feast yang diproduksi dengan budget yang terbilang cukup besar.
Selama ini mereka dikenal dengan video klip-video klip yang bisa dibilang low budget. “Harapan saya, semoga sepadan sama biayanya ya hahaha. Tapi nggak muluk-muluk sih, buat saya ini pembuktian ke diri sendiri aja kalau kita akhirnya punya video proper yang official pertama kali,” ucap Dicky soal harapan mengenai dirilisnya video klip ‘Bintang Massa Aksi’.
“Dari dulu tuh mau bikin video klip dengan serius cuma belum pernah kesampaian. Entah waktu ya nggak ada, modal nggak ada, dan lain-lain. Tapi ya minimal kita udah ngeband hampir 10 taun ya cobain deh sekali-sekali. Lewat video klip ini sih, mungkin kita cuma pengen lanjutin gimana kita bersenang-senang aja. Semoga juga kalian yg nonton juga pada ikut seneng aja,” tutup Adrianus Aristo Haryo, atau Ryo Bodat. ana
















