
Mayuni Omar, juri Singapura memuji penampilan Wulan Permata yang menyanyikan lagu 'Menjelma Petir'.
“Penampilan kamu malam ini menjadi salah satu terbaik kamu. Paket komplit mulai dari tingkat kesulitan lagu, improvisasi, pernafasan, ekspresi, kreativitas, dan kontrol nada semuanya terbaik,” puji Soimah.
dr Iqhbal mengaku telah berlatih selama kurang lebih satu minggu dan memiliki pengalaman pribadi dari lagu dinyanyikan.
Selanjutnya giliran Myaherry yang berupaya menaklukkan panggung D’Academy Asia 6 lewat salah satu karya Sang Raja Dangdut Rhoma Irama berjudul ‘Kehilangan’. Empat komentator memberi standing ovation untuk penampilan Myaherry semalam kecuali Soimah dan Dewi Perssik.
Lagu ‘Kehilangan’ memiliki makna berarti bagi penyanyi dari Malaysia ini sejak kehilangan sang ibunda dua tahun lalu di masa pandemi Covid-19. “Kamu membuatku menangis karena aku tahu kehilangan orang yang paling kita sayang dalam hidup,” tutur Hannah Precillas.
Hannah mengaku senang dengan penampilan Myaherry yang bisa mengontrol emosi saat menyanyi. “Aku harap kamu bisa tampil lebih baik lagi dan menjadikan ibu sebagai sumber inspirasi kamu,” ujarnya.
















