Pameran di Orasis Art Space, 7 Seniman Singapura Soroti Masalah Urbanisasi

Aiman, salah satu seniman Singapura yang turut memeriahkan ‘Urban Pulse: Spectrum of Contemporary Art in Singapore’ (dua dari kanan) diapit Kwok Fook Seng, Duta Besar Singapura untuk Indonesia dan Lim Si Ting, Area Director, Singapore Tourism Board.
Yang tak kalah menarik adalah Sophia Dominguez. Berbeda dengan lainnya, seniman multi-media dan pertunjukan ini menampilkan karyanya dalam bentuk video dalam durasi 07:33.
Karya yang diberi judul ‘Baptism of Fire’, Sophia membuat perlambangan transformasi pribadi dan reklamasi spiritual, mewujudkan emosi internalnya melalui pertunjukan ritualistik yang menekankan interaksi antara tubuh dan perjalanan penemuan diri.
“Proses kurasinya dimulai dari pemilihan konsep dengan melihat hubungan Indonesia dan Singapura, khususnya Jakarta, Surabaya, dan Singapura. Dan kami sepakat tema urbanisasi cocok untuk disajikan di pameran kali ini,” kata Kenenza, kurator ISA Art & Design kepada iniSurabaya.com.
Pameran ini menawarkan perspektif baru tentang kancah seni kontemporer Singapura yang semarak melalui karya-karya dari keberagaman seniman kontemporer Singapura yang mengeksplorasi persimpangan antara identitas pribadi dan lanskap perkotaan yang berkembang.
Melalui eksplorasi berbagai medium, pameran ini mengkaji bagaimana lanskap yang berubah memengaruhi kehidupan sehari-hari, nilai-nilai sosial, dan pengalaman kolektif penduduk Singapura.
“Dunia seni Singapura yang berwarna merefleksikan warisan multikultural dan perspektif Singapura yang beragam,” kata Kwok Fook Seng, Duta Besar Singapura untuk Indonesia yang meresmikan pameran tersebut.

















