RIAS: Tampung Anak ‘Nakal’ di Asrama untuk Dilatih Wirausaha sampai Wawasan Kebangsaan

0
1039

Dari sanalah Pemkot Surabaya kemudian berupaya memformulasikan kebijakan yang tepat sasaran untuk mendidik anak-anak tersebut. Ia menegaskan, pendidikan berbasis asrama adalah solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini.

“Pagi sampai siang anak-anak ini sekolah. Pulang sekolah mereka kembali ke asrama. Di asrama mereka kami beri kesibukan dan diarahkan, mulai wirausaha sampai olahraga. Mereka juga tetap dapat wawasan kebangsaan dan kedisiplinan, Polri-TNI kami undang ke asrama untuk mengajar. Semuanya gratis,” urainya.

Eri Cahyadi menekankan bahwa ilmu kedisiplinan-kebangsaan didapat melalui pengajar TNI-Polri, keilmuannya didapat di sekolah, dan keterampilan hidup didapat dari berbagai materi selama di asrama.

“Tentu juga ada aspek religius sesuai masing-masing agama. Anak itu di asrama sampai lulus sekolah. Jadi lulus nanti InsyaAllah sudah punya bekal, dan tak kembali lagi tawuran atau kecanduan ngelem,” imbuhnya.

Cak Eri mengatakan, pihaknya tidak mau setengah-setengah untuk mendidik anak. Dia memastikan masa depan anak-anak itu akan terjamin.

1 2 3 4

Comments are closed.