RIAS: Tampung Anak ‘Nakal’ di Asrama untuk Dilatih Wirausaha sampai Wawasan Kebangsaan

0
928

iniSURABAYA.com – Program mengirimkan anak-anak nakal ke barak militer ala Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat (Jabar) tengah menuai pro dan kontra. Berbeda dengan Dedi Mulyadi, Pemkot Surabaya punya cara sendiri dalam membentuk mental, karakter, sekaligus keterampilan anak.

Cara tersebut adalah mengedepankan pendekatan pendidikan berbasis asrama, yang sudah berjalan beberapa tahun. Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menyebutnya sebagai ‘Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS)’ yang berada di Kecamatan Mulyorejo dan Kecamatan Rungkut.

Dalam asrama tersebut, anak-anak disekolahkan dengan biaya ditanggung Pemkot Surabaya. Selain sekolah formal, anak-anak itu dibekali berbagai keterampilan. Antara lain, kewirausahaan seperti produksi makanan-minuman, ada pula olahraga seperti tinju dan sepeda, hingga wawasan kebangsaan.

Menurut Eri Cahyadi, pada 2022 dan 2023, Pemkot Surabaya pernah mengirimkan anak-anak Surabaya, termasuk di dalamnya anak yang terlibat kenakalan remaja, ke pendidikan ala militer di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda.

Kala itu puluhan anak yang terjaring razia tawuran, balap liar, hingga menghisap lem dikirim ke Lanudal Juanda selama kurang lebih 10 hari. Nama programnya saat itu adalah ‘Sekolah Kebangsaan’.

1 2 3 4

Comments are closed.