RIAS: Tampung Anak ‘Nakal’ di Asrama untuk Dilatih Wirausaha sampai Wawasan Kebangsaan

Suasana asrama di Rumah Ilmu Arek Suroboyo. (foto: dok Humas Pemkot Sby)
“Kami didik benar hingga berprestasi, baik akademik maupun nonakademik. Lulus SMA tidak perlu bingung lagi kuliah di mana. Lulus kuliah, sudah ada perusahaan yang siap merekrut. Inilah bukti nyata gotong royong pendidikan di Surabaya,” tegasnya.
Cak Eri berterima kasih kepada pihak swasta yang peduli dan ikut serta berkolaborasi dalam pelaksanaan sekolah berbasis asrama tersebut. Mereka telah banyak memberikan dukungan untuk kelancaran sekolah anak-anak.
Ia menambahkan, anak-anak yang mengikuti program RIAS langsung dibidik oleh camat dan lurah berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pendidikan (Dispendik).
“Bagi orang tua yang merasa kesulitan biaya dan ingin memasukkan anaknya ke RIAS, bisa datang langsung ke kelurahan setempat. Nanti lurah dan camat akan memberikan laporan, data-data dari mereka akan kita sinkronkan dengan yang ada di Dinas Pendidikan maupun Dinas Sosial,” pungkasnya. wid
















