
Monumen Ayam Jago. (foto: Diskominfo Kota Surabaya)
Ia berharap, monumen ini bisa mendongkrak wisata seni budaya tradisional di kawasan Surabaya Barat. Andi juga berharap, setelah monumen ini jadi akan ada pembangunan infrastruktur penunjang secara bertahap ke depannya.
“Ketika monumen ini nanti dibuat sebuah wisata edukasi anak-anak itu kan juga membutuhkan tempat dan lahan yang tersedia. Karena kearifan lokal itu bisa bisa juga menjadi sarana wisata sejarah. Di situ juga kan ada makam Joko Berek Sawunggaling, dan bisa jadi wisata religi juga dan itu bisa disinergikan,” pungkasnya. wid
















