Transaksi Non-Tunai F&B Surabaya Tembus 78%: Bisnis Kuliner Mulai Masuk Era Baru

0
235

Bagi ESB, perkembangan transaksi non-tunai di Surabaya menunjukkan bahwa digitalisasi bisnis kuliner telah bergerak lebih jauh. Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan alat untuk menerima pembayaran, tetapi juga membutuhkan kemampuan membaca data yang lahir dari setiap transaksi.

“Surabaya membuktikan bahwa kota yang ekonominya tumbuh cepat butuh pelaku bisnis kuliner yang tumbuh secara sehat juga, bukan sekadar ramai, tetapi rapi,” tandas Gunawan.

Pada akhirnya, perubahan tersebut membawa satu pesan penting bagi bisnis F&B Surabaya, yakni di tengah persaingan yang semakin ramai, kemampuan membaca data dan mengelola operasional bisa menjadi pembeda antara bisnis yang sekadar ikut tren dan bisnis yang mampu bertahan lebih lama. */ap

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.