Membaca ‘Suara dari Balik Penutup Wajah’ Karya Hamid Nabhan, Emi Suyanti: Suara yang Terlambat Didengar

0
13

Adegan ketika Rego membuka pintu memperlihatkan hal tersebut dengan jelas. Ia tidak melihat wajah seseorang, melainkan hanya ‘siluet bayangan pria dengan penutup wajah’. Identitas penyusup lenyap dalam gelap, suara parau, dan sebilah pisau.

Bagi Rego, yang hadir malam itu adalah orang asing. Tetapi ada satu detail yang mengganggu pembacaan tersebut. Ketika melihat foto keluarga, terutama foto-foto Pina, penyusup mendadak gugup, membalikkan badan, lalu melarikan diri tanpa mengambil apa pun.

Gerak tubuh itu menjadi celah pertama dalam penyamarannya. Wajah tetap tertutup, tetapi tindakannya justru meninggalkan jejak kemanusiaan.

Setelah itu, suara mengambil peran penting. Rego terus mengingat hardikan yang terdengar tidak asing. Ketika Lehi tidak masuk kerja selama dua hari, suara tersebut bertemu dengan sebuah kemungkinan.

Jika penyusup itu memang Lehi, maka penutup wajah bukan hanya menyamarkan identitas, tetapi juga menandai perubahan posisi: dari pegawai yang selama ini dikenal Rego menjadi sosok anonim yang datang ke rumahnya dengan sebilah pisau.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.