
Kebun Raya Mangrove (foto:dok Diskominfo Surabaya)
iniSURABAYA.com – Rimbunnya vegetasi di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya ternyata menyimpan kehidupan liar yang beragam. Bukan hanya puluhan jenis burung dan kupu-kupu yang menjadikan kawasan ini sebagai habitat, tetapi juga kucing bakau yang keberadaannya tergolong langka.
Temuan itu menjadi penanda bahwa ekosistem mangrove di kawasan konservasi milik Pemkot Surabaya tersebut masih terjaga dengan baik. “KRM saat ini memiliki 74 spesies mangrove dari sekitar 245 spesies mangrove yang ada di Indonesia,” ungkap Dian Prasetyaningtyas, Kepala UPT Kebun Raya Mangrove Surabaya.
Jumlah itu menjadikan Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai kawasan dengan koleksi mangrove yang relatif paling lengkap dibanding kawasan mangrove lainnya. “Kurang lebih hampir 30 persen, dan relatif memang untuk jenis spesiesnya yang paling banyak di antara area mangrove yang lain,” ujarnya.
Keunggulan lainnya, KRM Surabaya merupakan satu-satunya kebun raya bertema mangrove di Indonesia. Berbeda dengan kawasan mangrove lain yang masih berstatus hutan mangrove, kawasan di Surabaya telah berfungsi sebagai kebun raya yang mendukung konservasi, edukasi, sekaligus penelitian.
“Kalau yang lain-lain di Indonesia kita ada 48 kebun raya, tetapi sifatnya tidak tematik. Untuk yang mangrove itu Surabaya satu-satunya,” katanya.
















