
ILUSTRASI : Perawatan jalan ditentukan berdasar status jalan tersebut. (foto: dok Humas Pemkot Surabaya)
“Ada laporan lapangan, ada juga laporan dari sosial media. Laporan pengguna jalan yang kami terima bisa melalui akun sosmed Sapa Warga atau tim sosmed kami, Call Center 112, termasuk surat laporan yang dikirimkan ke kantor DSDABM,” cetusnya.
Dalam proses penanganan jalan berlubang, Adi menekankan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali.
Koordinasi ini supaya perbaikan jalan berlubang bisa dilakukan bersama-sama. Sebab, ada beberapa kerusakan ruas Jalan Nasional yang ada di Kota Surabaya.
“Jadi kami klasterkan dulu berdasarkan skala prioritas mana yang penting dulu, yang mendesak itu yang kami tangani segera. Maka kami kolaborasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, supaya penambalan itu bersama-sama,” tandasnya. wid
















