Branding Trisandhana Sukses, Ekstistensi Trio Perupa Tyo-Hence-Tomo Makin Kukuh dalam Continuum

0
34

Merasa tidak sama dalam karakter, Tyo Hartono (kiri), Hence Virgorina, dan Sutomo berusaha kompak dalam Trisandhana.

Dari cerita Hence, grup perupa itu terbentuk kilat pada 2024. Sejak ia bertemu Tomo dan Tyo pertama kali pada tahun itu. Jika Tomo dan Tyo bersahabat sejak kuliah seni rupa di Unipa dan masuk dunia seni rupa lebih dulu, Hence masuk belakangan secara otodidak.

“Saya kenal Tomo dan Tyo saat berlangsung pameran alumni Unipa. Mereka adalah teman dari teman saya sesama perupa tapi kami tidak saling kenal. Dari pertemuan itu, Tomo dan Tyo bilang ingin aktif lagi di dunia seni rupa dengan mengajak saya bergabung,” terang Hence.

Semakin berinteraksi, pada pertengahan 2024, ketiganya kian akrab dan mengenali kelebihan dan kekurangan karya masing-masing. “Eh, pada akhir 2024 itu juga kami sepekat membuat grup dan langsung berencana pameran bersama untuk mengenalkan brand Trisandhana,” katanya.

Hence mengakui bahwa Trisandhana terdiri dari orang yang tidak sama secara karakter. Contoh sepele, tentang Tomo yang introvert sementara ia dan Tyo yang ekstrovert. Tak hanya karya tapi dari cara mereka bekerja dalam grup. “Kami masih saling memahami tipikal masing-masing sambil berproses,” kata Hence.

Kini, Trisandhana punya PR yang lebih berat setelah terbentuk. Pertemuan mereka sejujurnya tidak diperkirakan oleh kalangan seni rupa Surabaya maupun Jawa Timur karena bukanlah nama-nama yang telah lama bertalian. Apalagi Tomo, Hence, dan Tyo tidak tumbuh dari lingkungan yang sama.

1 2 3 4

Comments are closed.