
Bukan sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi sesungguhnya. Turnamen yang digelar melalui kolaborasi King Knight Creative bersama komunitas catur dan Percasi tersebut mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU-12 dan KU-17. (foto-foto: dok)
iniSURABAYA.com – Deretan papan catur memenuhi ruangan MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya. Di hadapan masing-masing papan, para pemain muda duduk tenang dengan pandangan tertuju pada susunan bidak. Sesekali tangan bergerak memindahkan pion atau buah catur lain, sebelum kembali mengamati langkah lawan.
Suasana penuh konsentrasi itu mewarnai King Knight Classical Chess Tournament 2026, turnamen catur yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026.
Bukan sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi sesungguhnya.
Turnamen yang digelar melalui kolaborasi King Knight Creative bersama komunitas catur dan Percasi tersebut mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU-12 dan KU-17. Para peserta menjalani tujuh babak pertandingan dengan sistem catur standar dan time control 30 + 30.
Rangkaian kompetisi dimulai Sabtu (22/8) dengan technical meeting pada pukul 09.00, kemudian dilanjutkan tiga ronde pertandingan. Persaingan berlanjut pada Minggu (23/8) hingga ronde ketujuh, sebelum ditutup dengan pengumuman dan penghargaan bagi para pemenang.
















