Pemerintah Siapkan Rp164,4 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Ini Fokus Programnya

Pemerintah melaporkan stok BULOG sekitar 5,3 juta ton pada awal Juni 2026 dan lebih dari lima juta ton pada April. Sementara itu, Cadangan Beras Pemerintah pada September 2026 disebut sekitar 4,61 juta ton. Perbedaan angka tersebut perlu dilihat berdasarkan tanggal pencatatan, pengadaan, penyaluran, dan definisi stok yang digunakan. (foto-foto: dok/IST)
Anggaran Ketahanan Pangan Rp164,4 Triliun
Dukungan anggaran menjadi bagian dari kebijakan untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan. Dalam rancangan APBN 2026, pemerintah menyiapkan sekitar Rp164,4 triliun untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Angka tersebut merupakan alokasi yang direncanakan, bukan keseluruhan realisasi belanja. Dukungan anggaran mencakup berbagai program, antara lain subsidi pupuk, penugasan BULOG, serta penguatan cadangan dan lumbung pangan.
Efektivitas anggaran perlu dinilai melalui realisasi belanja, ketepatan sasaran, hasil program, dan manfaat yang diterima petani maupun masyarakat.
Selain memperkuat produksi, pemerintah menjalankan bantuan pangan beras dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk membantu menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga.
Pada 2025, bantuan pangan beras dan SPHP ditargetkan menjangkau 18,3 juta penerima manfaat, dengan sasaran penyaluran sekitar 1,3 juta ton beras SPHP. Angka tersebut merupakan target program, bukan konfirmasi jumlah penyaluran yang telah terealisasi.
















