Pemerintah Siapkan Rp164,4 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Ini Fokus Programnya

0
3

“Petani tidak boleh dibiarkan menghadapi risiko iklim sendirian. Asuransi pertanian adalah bentuk perlindungan agar ketika terjadi risiko yang dijamin, petani memiliki kemampuan untuk kembali berproduksi,” ujar Amran.

Ekspor Pertanian Meningkat, Kebutuhan Domestik Jadi Prioritas
Peningkatan produksi juga membuka peluang ekspor dan pengembangan hilirisasi pertanian. Pada Agustus 2026, Indonesia dilaporkan mengirim 1.000 ton beras ke Malaysia dan 2.280 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji.

Pelaksanaan ekspor pangan perlu mempertimbangkan jenis beras, sumber pasokan, perizinan, dan dampaknya terhadap stok dalam negeri.

Nilai ekspor produk pertanian sepanjang 2025 disebut mencapai sekitar Rp756,59 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp166,71 triliun atau 28,26 persen dibandingkan 2024. Sementara itu, nilai impor disebut turun sekitar Rp41,68 triliun atau 9,66 persen.

Angka tersebut perlu dibaca sesuai cakupan produk dan kategori statistik yang digunakan.

Pemerintah juga membahas peluang ekspor urea dengan syarat kebutuhan domestik dipenuhi terlebih dahulu. Ketersediaan pupuk untuk petani tetap menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan perdagangan.

1 2 3 4 5 6 7 8

Comments are closed.