Pemerintah Siapkan Rp164,4 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Ini Fokus Programnya

Pemerintah melaporkan stok BULOG sekitar 5,3 juta ton pada awal Juni 2026 dan lebih dari lima juta ton pada April. Sementara itu, Cadangan Beras Pemerintah pada September 2026 disebut sekitar 4,61 juta ton. Perbedaan angka tersebut perlu dilihat berdasarkan tanggal pencatatan, pengadaan, penyaluran, dan definisi stok yang digunakan. (foto-foto: dok/IST)
Pemerintah perlu memastikan pasokan tersedia di wilayah yang membutuhkan agar stok yang memadai tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu.
Asuransi Usaha Tani Padi Disiapkan untuk 100.000 Hektare
Perlindungan terhadap petani juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan produksi di tengah perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Kementerian Pertanian menargetkan fasilitasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) seluas 100.000 hektare pada 2026.
Dalam skema yang direncanakan, premi asuransi sebesar Rp180.000 per hektare per musim tanam memperoleh subsidi pemerintah sebesar 80 persen atau Rp144.000. Dengan demikian, petani menanggung premi Rp36.000 per hektare.
Asuransi diharapkan membantu petani menghadapi risiko yang tercakup dalam program. Pelaksanaannya membutuhkan pendataan yang akurat, kemudahan pendaftaran, verifikasi kerusakan, serta pembayaran klaim sesuai ketentuan.
Perlindungan asuransi juga perlu berjalan bersama pembangunan irigasi, penyediaan benih, pengelolaan air, dan pendampingan teknis agar petani dapat kembali berproduksi ketika mengalami risiko yang dijamin.
















