
iniSURABAYA.com – Tata kelola kebudayaan di Kota Surabaya akan memasuki babak baru menyusul digelarnya Musyawarah Transformasi Dewan Kebudayaan Surabaya (DKS).
Agenda yang diprakarsai Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya ini diselenggarakan di Gedung Balai Pemuda, Sabtu (14/2/2026).
Forum yang dirancang terbuka, partisipatif dan transparan ini diikuti ratusan pegiat seni, budayawan, akademisi, hingga aktivis komunitas. Panitia mencatat 124 pendaftar melalui kanal daring, dan 114 nama dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti musyawarah tahap awal.
Rokimdakas, jurnalis senior yang juga praktisi seni budaya mengungkapkan, bahwa Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menunjuk Cak Dullah—Ketua Pusura—bersama tim fasilitator Isa Ansori, Adam, Solikin Amin, dan Kukuh, mewakili unsur aktivis dan akademisi.
“Namun dinamika forum tidak diserahkan pada pola sidang konvensional yang rawan polarisasi,” tuturnya.















