‘Gemblak Terakhir’: Kisah Warok, Cinta, dan Kuasa yang Diangkat Jadi Novel

0
5

Persoalan tersebut kemudian bersinggungan dengan relasi kuasa. Di satu sisi ada warok dengan otoritas dan sumber daya ekonomi, sementara di sisi lain terdapat masyarakat miskin yang berada dalam posisi rentan.

Konflik semakin kompleks ketika seorang wartawan dihadapkan pada dilema antara kewajiban mengungkap fakta kepada publik dan keinginan melindungi teman sekolahnya yang ternyata pernah menjadi gemblak.

Ada pula kisah percintaan, kriminalitas, hingga adu kesaktian antarsesama warok yang membuat cerita bergerak dari satu persoalan ke persoalan lainnya.

Cerita Lama dengan Kemasan Baru
Menurut Imung Mulyanto, kisah yang menjadi dasar ‘Gemblak Terakhir’ sebenarnya bukan cerita yang sepenuhnya baru. Ide tersebut pernah diangkat dalam format sinetron oleh TVRI Jawa Timur pada awal 1990-an dengan dukungan Harian Sore Surabaya Post.

Bahkan, cerita tersebut sempat masuk nominasi cerita terbaik dalam Festival Film Indonesia. Namun, ketika dikembangkan menjadi novel, Imung dan Sasetya memiliki ruang lebih luas untuk mengeksplorasi karakter dan konflik.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.